Foto Jalak suren albino
- Details
- Last Updated on Tuesday, 23 June 2015 15:15
- Published on Thursday, 02 May 2013 15:35
- Written by masbun
Jalak suren albino
Berikut ini beberapa foto jalak suren albino koleksi penangkaran ANF Bird Farm
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
Video Jalak Suren Albino
- Details
- Last Updated on Tuesday, 23 June 2015 15:24
- Published on Thursday, 02 May 2013 14:31
- Written by masbun
Berikut ini adalah beberapa video koleksi jalak suren albino di penangkaran ANF Bird Farm
Induk jalak suren albino hasil penangkaran ANF Bird Farm sedang angkat sarang
Induk Jalak Suren Albino Sedang Kreasi atau bercumbu
Piyik jalak suren albino sedang diloloh/disuapi
Menyamakan waktu Birahi Jalak Suren
- Details
- Last Updated on Tuesday, 12 May 2015 10:33
- Published on Wednesday, 13 June 2012 19:18
- Written by masbun
.
Pada dasarnya, kunci utama menangkarkan burung jalak suren adalah menyamakan waktu berahi pada jalak suren jantan dan jalak suren betina. Banyak sekali calon penangkar yang putus asa karena sudah beberapa tahun burung tangkarannya tidak pernah mau bertelur. Penyebabnya adalah masa berahi jantan dan betina yang tidak bersamaan waktunya. Suatu ketika, mungkin saja pejantannya sedang berahi, tetapi betinanya tidak berahi, dan sebaliknya.
Tanda burung berahi adalah agresif, bunyi terus-menerus, dan selalu bergerak lincah kesana-kemari. Karena agresifnya itu, ia sering mengejar burung lainnya, misalnya jantan mengejar betina dan sebaliknya.
Jika masa berahi pejantan dan betina tidak bersamaan, maka hal ini mengakibatkan munculnya beberapa masalah. diantaranya adalah
- Telur kosong karena pejantan tidak mengawini betina saat betina memasuki subur
- Sarang atau telur berantakan karena masa berahi datang terlalu cepat. Seandainya betina sedang mengeram dan berahinya datang, ataupun sebaliknya, yakni pejantannya berahi pada saat betina mengeram, bisa dipastikan yang sedang berahi itu mengacak-acak sarang. Sesungguhnya ia tidak bermaksud merusak telur atau sarang, namun itulah sifat alamiah burung ketika berahi, yaitu mencoba menyusun sarang. Nah, karena burung punya kebiasaan bersarang pada tempat yang sama, maka ia mengacak-acak sarang yang sedang ada telurnya, walaupun itu adalah telurnya sendiri.
- Pejantan dan betina tidak akur. Bila masa berahi betina datang ketika pejantan belum memasuki masa birahi, maka dipastikan si betina akan mengejar si jantan. Jika si pejantan bermental bagus, ia akan menyerang balik si betina bukan dengan maksud melayani kebutuhan biologis si betina, tetapi benar-benar membalas serangan si betina. Yang kalah bisa dipastikan terkapar di pojok sangkar. Begitu juga sebaliknya, jika si jantan berahi pada saat si betina sedang tidak dalam masa birahi, maka si betina selalu menghindar. Akibatnya, si jantan mengejar si betina dan benar-benar menyerang si betina dengan maksud menyakiti. Kalau kedua burung tidak segera dipisahkan, maka akan berakibat fatal, salah satu burung akan mati karena terus dipatuk-patuk oleh pasangannya. Kalau jalak jantan dan jalak betina pernah bertempur habis-habisan dengan tujuan saling menyakiti seperti itu, maka bisa dipastikan untuk masa berbulan-bulan, bahkan mungkin bertahun-tahun, keduanya tidak akan akan memasuki masa berahi bersamaan. Alasannya, salah satu burung yang kalah berkelahi akan stres berkepanjangan. Stres burung dengan penyebab burung lain yang masih dalam satu kandang memerlukan waktu lama untuk penyembuhannya, apalagi jika burung itu tetap dicampur dalam satu kandang.
Untuk menyamakan masa berahi pada burung jalak, Anda harus memberikan makanan berprotein tinggi. Anda tidak bisa memberikan protein sebanyak-banyaknya kepada sepasang burung secara langsung. Dengan porsi 4 jangkrik setiap pagi dan sore, jalak betina yang baru selesai mengeram akan terbangkitkan birahinya dalam waktu dua atau tiga hari. Sedangkan jalak jantan memerlukan 6 ekor jangkrik setiap pagi dan sore untuk membangkitkan birahinya dalam waktu dua atau tiga hari setelah selasai mengeram. Dalam hal ini Anda harus mengatur pemberian jangkrik langsung dari tangan Anda kepada masing-masing burung.
Demikianlah sedikit pengalaman Masbun dalam menyamakan bangkitnya berahi pada jalak jantan dan jalak betina di ANF Bird Farm.
Membedakan Jenis Kelamin Jalak Suren
- Details
- Last Updated on Tuesday, 12 May 2015 10:32
- Published on Saturday, 24 March 2012 17:28
- Written by masbun
MEMPREDIKSI DAN MENENTUKAN JENIS KELAMIN JALAK SUREN
Salah satu syarat dalam usaha penangkaran jalak suren adalah mampu membedakan jenis kelamin jalak suren. Bagi penangkar pemula memang sulit untuk membedakan antara jalak suren jantan dan betina, karena bentuk tubuh maupun suara kicauannya sangat mirip dan hampir tidak dapat dibedakan.
Berikut sedikit pengalaman masbun dalam memprediksi/memperkirakan jenis kelamin jalak suren yang berumur kurang dari satu tahun. Disini masbun menyebutkan "memprediksi/memperkirakan" karena, jalak suren yang berumur kurang dari satu tahun belum menunjukkan tanda mutlak 100% untuk menentukan jenis kelamin jalak suren yaitu munculnya warna biru di kelaminnya untuk jalak suren jantan. Dalam prediksi tersebut di bawah ini masbun asumsikan hanya untuk jalak suren yang dirawat dalam perlakuan, lingkungan dan kondisi yang sama sejak baru menetas.
1. Ciri Fisik
Jalak Suren Jantan
- Kepala lebih besar dan bulat
- Paruh lebih besar, kokoh dan kuat
- Bentuk tubuhnya lonjong dan panjang
- Bulu kepala, punggung, dan leher berwarna hitam legam dan mengkilat
- Bagian bulu yang berwarna putih lebih bersih
- Ekor sedikit lebih panjang dan menyatu
- Warna merah pada muka lebih cerah daripada jalak suren betina
- Jari kaki lebih panjang dan kokoh
Jalak Suren Betina
- Bentuk kepala agak ramping
- Paruh lebih kecil dan pendek
- Bentuk badan bulat dan pendek
- Warna merah pada muka lebih pucat dari jalak suren jantan
- Bulu kepala, punggung dan leher berwarna agak kusam
- Ekor lebih pendek daripada jalak suren jantan
- Jari kaki lebih pendek
2. Gerakan dan Tingkahlaku
Jalak Suren Jantan
Lebih agresif, dan bila berdekatan, seolah-olah ingin menyerang. Bila berkicau bersama, bulu kepala atau jambul mengembang lebih besar dan tinggi. Kepala tegak, membusungkan dadanya seakan-akan menantang dan kelihatan pemberani
Jalak Suren Betina
Gerakan dan tingkah laku lebih lembut, Bulu kepalanya bila mengembang lebih pendak dan kelihatan agak ramping, gerakan ketika berkicau bersama sambil menari lebih halus
3. Suara Kicauan
Jalak Suren Jantan
- Suara lebih keras dan lebih banyak variasi
- Bila berkicau biasanya memulai lebih dulu dan ketika bersama-sama berkicau seakan burung jantan memimpin kicauan, serta banyak mengeluarkan suara kreeek mantap dan besar.
Jalak Suren Betina
- Suara kicauan lebih lembut , variasi kicauannya terbatas
- Bila berkicau bersama (kreasi) jalak suren betina selalu mengikuti irama kicauan jalak suren jantan, serta banyak mengeluarkan suara suiiittt walaupun tidak begitu keras dan besar
Patokan mutlak 100% jenis kelami jalak suren jantan mulai tampak pada kisaran umur satu tahun ke atas dengan di tandai munculnya warna biru pada bagian anus/dubur. Warna biru yang terdapat pada anus jalak suren jantan mulai tampak pada kisaran umur 1 tahun, jelas atau tidaknya warna dubur tersebut tergantung pada usia burung, diamana burung yang masih muda warnanya agak kurang jelas, dan makin tua usia burung tersebut warnanya akan semakin jelas.
Habitat Alami Jalak Suren
- Details
- Last Updated on Tuesday, 12 May 2015 04:19
- Published on Sunday, 18 March 2012 21:32
- Written by masbun
HABITAT ALAMI JALAK SUREN
Di Indonesia, burung jalak suren menyebar di berbagai daerah di Indonesia, terutama di di pulau Sumatra, Jawa dan Bali. Jalak suren juga menyebar di berbagai Negara seperti Bangladesh, Bhutan, kamboja, China, India, Laos, Myanmar, Nepal, Pakistan dan Thailand.
Jalak suren biasa kita temukan di daerah pedesaan yang sangat akrab dengan para petani dan para penggembala. Makanan utama jalak suren berupa serangga, terutama belalang, jangkrik, orong-orong dan cacing. Sawah yang sedang dibajak atau kerbau dan sapi yang sedang merumput adalah tempat burung ini biasa mencari makan. Belalang atau jangkrik yang muncul karena gerakan kaki kerbau atau sapi yang sedang membajak sangat membantu burung ini mendapatkan makanan, sehingga meraka selalu mengikutinya kemanapun sapi atau kerbau tersebut berjalan.
Di alam bebas, jalak suren biasa hidup secara berkelompok dan biasanya tinggal di pinggir hutan dekat persawahan atau disekitar perairan yang menyediakan makanan berlimpah.
Habitat jalak suren semakin surut karena banyak hutan yang dijadikan areal perumahan seiring dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk. Selain itu pencemaran sawah oleh pestisida, penangkapan liar untuk dipelihara atau diperdagangkan.
Jalak suren berkembang biak sepanjang tahun. Puncak perkembangbiakan terjadi pada pertengahan tahun, yaitu antara bulan Januari hingga Juni. Sedangkan bulan Juli-Desember merupakan masa penurunan perkawinan. Burung ini membuat sarang pada cabang-cabang pohon. Telur jalak suren rata-rata berjumlah 3-4 butir. Telur dierami bergantian oleh burung jantan dan betinanya. Telur-telur itu akan menetas setelah 14 hari dierami induknya.
Selain sebagai pengganti selama pengeraman telur, jalak suren jantan bertindak sebagai pengaman di luar sarang dari gangguan predator. Anak jalak suren akan dipelihara induknya sampai berumur 1,5 bulan.




